Menurut Amsyah (2003 : 72) jenis-jenis sistem penyimpanan arsip adalah
sebagai berikut:
a. Sistem Abjad
Sistem abjad adalah suatu sistem filing (penyimpanan dan
penerimaan kembali) berdasarkan abjad. Berarti cara menyimpan
arsipnya diurutkan menurut abjad, yaitu dari huruf A sampai Z
Sistem abjad umumnya dipilih sebagai sistem penyimpanan arsip
karena:
1) Nama biasanya sebagai rujukan pertama dalam pencarian
dokumen sehingga dokumen – dokumen cenderung dicari atau
diminta melalui nama orang atau lembaga.
2) Dokumen-dokumen dari nama yang sama, akan berkelompok
dibawah satu nama dan satu tempat.
3) Dokumen berasal dari banyak koresponden dengan nama yang
berfariasi
4) Unit kerja atau sekertaris biasanya hanya menyimpan dokumen
yang berhubungan dengan fungsi atau tugas masing-masing,
sehingga isi dokumen lebih cenderung mengenai masalah yang
sama (misalnya: Produksi, keuangan, dsb). Untuk situasi tersebut
susunan nama lebih membantu
5) Nama lebih mudah diingat oleh siapapun.







