Menurut Sugiarto dan Wahyono (2005 : 22) ada beberapa
pengorganisasian arsip dalam kantor yang sudah dikenal, yaitu:
1. Sentralisasi
Sentralisasi adalah sistem pengelolaan arsip yang dilakukan
secara terpusat dalam suatu organisasi, dengan kata lain penyimpanan
arsip dipusatkan disuatu unit kerja khusus yang lazim disebut sentral
arsip. Dengan sentralisasi arsip makasemua surat-surat kantor yang
sudah selesai diproses akan disimpan disentral arsip. Sistem ini lebih
menguntungkan bila diterapkan pada organisasi yang relatif kecil:
Keuntungan dari sentralisasi arsip ini adalah:
a. Ruang atau tempat penyimpanan, tenaga dan peralatan arsip dapat
dihemat.
b. Tidak ada duplikasi arsip, karena kantor hanya menyimpan satu
arsip.
c. Sistem penyimpanan dari berbagai arsip dapat diseragamkan.
Kerugian dari sentralisasi arsip adalah:
a. Tidak semua jenis arsip dapat disimpan dengan sati sistem
penyimpanan yang sama.
b. Unit kerja yang memerlukan arsip akan memakan waktu lebih
lama untuk memperoleh arsip yang diperlukan.
2. Desentralisasi
Desentralisasi adalah pengelolaan dan penyimpanan arsip
dilakukan pada setiap unit kerja dalam suatu unit organisasi,







